Mario Minardi shoes
January 15, 2012

 

Today i just bought a new leather shoes (ankle boot) for work made by 'Mario Minardi', My dad recommend me to choose 'Mario Minardi' because he think (i also) that their materials is good, the design very comfy and also stylish, compared to my previous 'Polo Ralph Lauren' shoes which has only short periode of usage, i think 'Mario Minardi' quality are even beter than my previous 'Playboy' shoes (my favorite shoes for work).

'Mario Minardi' are a brand that represent high quality materials, simplicity in style and prestigious.

 

 


Share on Facebook
Bookmark and Share
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape



Menghadapi Kesedihan, Kelemahan, Kemalasan, Takut, Kikir, Banyak Hutang Dan Penindasan
December 15, 2011
 
Allaahummainnii a’uudzu bika minal hammi wal hazani 
wa a’uudzu bika minal ‘ajzi wal kasali 
wa a’uudzu bika minal jubni wal bukhli 
wa a’uudzu bika min ghalabatid dayni wa qahrir rijaali. 
 
Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari kemurungan dan kesusahan, 
aku berlindung pada-Mu dari kemalasan, 
dan aku berlindung pada-Mu dari ketakutan dan kekikiran, 
aku berlindung pada-Mu dari tekanan utang dan paksaan orang lain.
 
 
Posted in Nop, Soc. Things | Comments Off

Share on Facebook
Bookmark and Share
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape



Iedul Fitri 1432 H
August 30, 2011

اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللّهُ اَللّهُ اَكْبَرُ، اَللّهُ اَكْبَرُ، وَلِلّهِ الْحَمْدِ 

 

Saatnya merenungkan kembali ... 

apakah kita termasuk orang yang menang esok hari ? 

apakah kita termasuk orang yang kembali ke fitrah ? 

apakah hasil dari tarbiah Ramadhan kali ini ? 

dan yang paling penting, 

apakah kita akan berjumpa dengan Ramadhan yang akan datang ?

Yaa Rabb jangan engkau cabut hidayah dan keimanan dari hati kami, hingga akhir hayat kami hingga nafas terakhir ... amin Yaa Rabb 

Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1432 H

Taqoballahu Minnaa Waminkum, Shiyamanaa Washiyamakum, Kullu ‘Amin Wa Antum Bikhoirin, Waja’alanallahu Waiyyakum Minal Aidzin al Faizin… Amin yaa Rabb

 

 


Share on Facebook
Bookmark and Share
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape



Muay Thai Boxing Liniment - 30cc
August 19, 2011
Nam Man Muay 
 
    • "Nam Man Muay" Liniment  is used by Muay thai fighters before each fight or each work out.
    • Warming and recovery agent used pre or post activity to prevent and recovery from injury.
    • Light & great texture oil-based liniment, provides deep-heating which is excellent relief for banged-up shins, sore muscles and stiff joints.
 
    • Details working substances:

 

Methyl salicylate 31,0 %
Menthol 1,0 % 
 
Price : Rp. 43.000 (IDR)

 

 

Posted in Nop | No Comments »

Share on Facebook
Bookmark and Share
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape



Jenderal Soedirman Panglima Shalih dari Karang Nongko
August 1, 2011
Pejuang kemerdekaan yang mengobarkan semangat jihad, perlawanan terhadap kezaliman, membekali dirinya dengan pemahaman dan pengetahuan agama yang dalam, sebelum terjun dalam dunia militer untuk seterusnya aktif dalam aksi-aksi perlawanan dalam mempertahankan kemerdekaan negeri. Mengawali karir militernya sebagai seorang dai muda yang giat berdakwah di era 1936-1942 di daerah Cilacap dan Banyumas. Hingga pada masa itu Soedirman adalah dai masyhur yang dicintai masyarakat.
 
 
Lahir dari keluarga petani kecil, di desa Bodaskarangjati, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, pada tanggal 24 Januari 1916. Ayahnya seorang mandor tebu pada pabrik gula di Purwokerto. Sejak bayi Soedirman diangkat anak oleh asisten wedana (camat) di Rembang, R. Tjokrosunaryo. Ketika ia menjadi seorang panglima, Soedirman adalah seorang yang ditakuti lawan dan disegani kawan. Memiliki semangat berdakwah yang tinggi, dan lebih banyak menekankan pada ajaran tauhid, kesadaran beragama serta kesadaran berbangsa.
 
 
Sebagai bagian dari hamba-hamba Allah, kepedulian akan kemurnian nilai-nilai ketauhidan terhadap masyarakat Jawa yang masih sangat kental dipengaruhi oleh adat istiadat. Menjadi suatu kegiatan dakwah yang memiliki nilai strategis, karena dengan cara itulah semangat jihad untuk melakukan perlawanan dalam diri rakyat dapat terpompa dan terpelihara. Termasuk bagi seorang Soedirman, yang memulainya dari kepanduan Hizbul Wathon bagian dari Muhammadiyah. Bakat dan jiwa perjuangannya mulai terlihat sejak dari kepanduan Hizbul Wathon ini, juga peningkatan kemampuan fisik dan penggemblengan mental. Bakat kemiliterannya ditempa melalui organisasi berbasis dakwah. Bahkan semangatnya berjihad telah mengantarkan Soedirman menjadi orang nomor satu dalam sejarah militer Indonesia.
 
 
Sebagai kader Muhammadiyah, Panglima Soedirman dikenal sebagai santri atau jamaah yang cukup aktif dalam pengajian “malam selasa”, yakni pengajian yang diselenggarakan oleh PP Muhammadiyah di Kauman berdekatan dengan Masjid Besar Yogyakarta. Seorang Panglima yang istimewa, dengan kekuatan iman dan keislaman yang melekat kuat dalam dadanya. Sangat meneladani kehidupan Rasulullah, yang mengajarkan kesederhaan dan kebersahajaan. Sehingga perlakuan khusus dari jamaah pengajian yang rutin diikutinya, dianggap terlalu berlebihan dan ditolaknya dengan halus.
 
 
Seorang jenderal yang shalih, senantiasa memanfaatkan momentum perjuangan dalam rangka menegakkan kemerdekaan sebagai bagian dari wujud pelaksanaan jihad fi sabilillah. Dan ini ia tanamkan kepada para anak buahnya, bahwa mereka yang gugur dalam perang ini tidaklah mati sia-sia, melainkan gugur sebagai syuhada. Untuk menyebarluaskan semangat perjuangan jihad tersebut, baik di kalangan tentara atau pun seluruh rakyat Indonesia, Jenderal besar ini menyebarkan pamflet atau selebaran yang berisikan seruan kepada seluruh rakyat dan tentara untuk terus berjuang melawan Belanda dengan mengutip salah satu hadits Nabi. “Insjafilah! Barangsiapa mati, padahal (sewaktoe hidoepnja) beloem pernah toeroet berperang (membela keadilan) bahkan hatinya berhasrat perang poen tidak, maka matilah ia diatas tjabang kemoenafekan.”
 
 
Perang gerilya yang dilakukan, tak luput dari mencontoh apa yang dilakukan oleh Rasulullah saw. Sewaktu berada di desa Karangnongko, setelah sebelumnya menetap di desa Sukarame, Panglima Besar Soedirman yang memiliki naluri seorang pejuang, menganggap desa tersebut tidak aman bagi keselamatan pasukannya. Maka beliau pun mengambil keputusan untuk meninggalkan desa dengan taktik penyamaran, sebagaimana yang dilakukan Rasulullah besarta para sahabatnya saat akan berhijrah.
 
 
Setelah shalat subuh, Pak Dirman yang memiliki nama samaran Pak De dengan beberapa pengawal pergi menuju hutan. Mantel yang biasa dipakai olehnya ditinggal dalam rumah di desa itu, termasuk beberapa anggota rombongan yang terdiri dari Suparjo Rustam dan Heru Kesser. Pagi harinya Heru Kesser segera mengenakan mantel tersebut dan bersama Suparjo Rustam berjalan menuju arah selatan, sampai pada sebuah rumah barulah mantel tersebut dilepas dan mereka berdua bersama beberapa orang secara hati-hati pergi menyusul Soedirman. Dan sore harinya pasukan Belanda dengan pesawat pemburunya memborbardir rumah yang sempat disinggahi Heru Kesser dan Suparjo Rustam, dan ini membuktikan betapa seorang Panglima sekaligus dai ini begitu menguasai taktik dan sejarah perjuangan dalam Islam.
 
 
Sebuah perjuangan yang penuh dengan kateladanan, baik untuk menjadi pelajaran dan contoh bagi kita semua, anak bangsa. Perjalanan panjang seorang dai pejuang yang tidak lagi memikirkan tentang dirinya melainkan berbuat dan berkata hanya untuk rakyat serta bangsa tercinta. Penyakit TBC yang diderita, tidak menyurutkan langkah perjuangannya. Sampai akhir usianya, 38 tahun, Panglima Besar Jenderal Soedirman yang dicintai rakyat menutup hidupnya tanggal 29 Januari 1950, tepat hari Ahad. Bangsa ini mencatat satu lagi pejuang umat, yang lahir dari umat dan selalu berjalan seiring untuk kepentingan umat (majalah sabili).
 
 
Sumber : Majalah Sabili 
 

Share on Facebook
Bookmark and Share
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape



Resep Beer Pletok
July 26, 2011
Berikut ini adalah cara untuk membuat salah satu minuman khas Indonesia "Beer Pletok", beer yang tidak mengandung alcohol bahkan menyehatkan, karena kandungan herbal / bahan alami yang digunakan sangat bermanfaat untuk tubuh.
 
Bahan bahan yang diperlukan: 
 
 
- 200 gr Jahe
- 100 gr Kayu secang yang sudah dihaluskan
- 4 butir Kapulaga
- 2 buah Cabai jamu
- 2 lembar Daun pandan
- 1 sdt lada hitam
- 3 butir Cengkeh
- 1 batang Kayu manis
- 1 batang Sereh
- 2 lembar Daun jeruk purut
- 600ml air 
- Gula secukupnya
 
 
Panaskan air dengan api kecil hingga mendidih, haluskan semua bahan kecuali gula dan pandan, masukkan jahe yang sudah dihaluskan ke air mendidih dan biarkan selama kurang lebih 1 menit hingga tercium bau harum dari rebusan air, kemudian tambahkan bahan bahan lain yang sudah dihaluskan kedalam air rebusan jahe aduk dengan merata selama 1 - 2 menit, setelah itu matikan api dan masukkan daun pandan kedalam air rebusan kemudian tutup tempat rebusan biarkan beberapa saat hingga hangat dan dapat disajikan dengan menambahkan gula sesuai dengan selera anda.
 
 
Berikut ini beberapa manfaat obat dari bahan yang dikandung :
 
 
Jahe : batuk, pegal pegal, pusing, masuk angin, cacing gelang.
Kayu secang : diare, disentri, darah kotor, TBC
Kapulaga : kram perut, rematik, demam, bau badan, gangguan haid, radang lambung
Cengkeh : gangguan pencernaan, diabetes, kekebalan tubuh, sakit kepala
Sereh : demam, influenza, bau badan, masuk angin
 
 
dan masih banyak manfaat lain dari bahan bahan herbal diatas yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
 
Semoga bermanfaat emoticon.
 

Share on Facebook
Bookmark and Share
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape



Shazia Al-Khanza Dinata
June 30, 2011
Alhamdulillah 
 
Alhamdulillah, telah lahir putri kami Shazia Al-Khanza Dinata pada 26 Juni 2011, dengan sehat wal afiat, kami mohonkan untuknya perlindungan atas nama Allah yang maha sempurna, dari perbuatan syaitan & pandangan yang buruk.
 
بَارَكَ اللَّهُ لَك فِي الْمَوْهُوبِ لَك وَشَكَرْت الْوَاهِبَ وَبَلَغَ أَشَدَّهُ وَرُزِقَتْ بِرَّهُ
 
Barakallahu laka fil mauhubi laka wasyakartal wahiba wabalagha asyaddahu waruziqat birrahu
 

Share on Facebook
Bookmark and Share
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape



Kickboxing - Muay Thai Shorts
June 22, 2011

*** All item are BRAND NEW and UNUSED (Pre-Order) ***   

Hand made training and competition shorts for Muay Thai or Kickboxing entusiast, designed for easily for movement either to kick.

 

Size available :

M (28") = 3

L (30") = 7 

XL (32") = 7

Price = Rp 192.500,-

Available item ships within 2 - 3 business days  ( international shipping ).

Unavailable item takes 14 days for production.

 

Size available :

M (28") = 2

L (30") = 4

XL (32") = 1

Price = Rp 218.500,-

Available item ships within 2 - 3 business days  ( international shipping ).

Unavailable item takes 14 days for production. 

 

Size available : 

M (28") = 0

L (30") = 1

XL (32") = 0

Price = Rp 229.000,-

Available item ships within 2 - 3 business days  ( international shipping ).

Unavailable item takes 14 days for production.  

 

Size available : 

M (28") = 0

L (30") = 0

XL (32") = 0

Price = Rp  225.000,-

Available item ships within 2 - 3 business days  ( international shipping ).

Unavailable item takes 14 days for production.  

Size available : 

M (28") = 4

L (30") = 10

XL (32") = 8

Price = Rp 179.000,-

Available item ships within 2 - 3 business days  ( international shipping ).

Unavailable item takes 14 days for production.   

Size available : 

M (28") = 2

L (30") = 1

XL (32") = 0

Price = Rp 225.000,-

Available item ships within 2 - 3 business days  ( international shipping ).

Unavailable item takes 14 days for production.   

 

Size available : 

M (28") = 0

L (30") = 0

XL (32") = 0

Price = Rp 239.000,-

Available item ships within 2 - 3 business days  ( international shipping ).

Unavailable item takes 14 days for production.   

 

Size available : 

M (28") = 0

L (30") = 0

XL (32") = 2

Price = Rp 295.000,-

Available item ships within 2 - 3 business days  ( international shipping ).

Unavailable item takes 14 days for production.   

Size available : 

M (28") = 0

L (30") = 0

XL (32") = 0

Price = Rp 328.000,-

Available item ships within 2 - 3 business days  ( international shipping ).

Unavailable item takes 14 days for production.   

Size available : 

M (28") = 0

L (30") = 0

XL (32") = 0

Price = Rp 328.000,-

Available item ships within 2 - 3 business days  ( international shipping ).

Unavailable item takes 14 days for production.

Immediate payment is required, orders are processed within 1 business days of receiving cleared payment, please check your orders carefully ( size, color & design ) because items are not returnable.

International shipping takes 2-3 weeks to arrive from the factory (Thailand) to our shop (Indonesia), and local shipping takes 1-3 days to arrive from our shop to your location. Some slightly delayed are normal for international shipping case, Please forgive us in advance.

Text me for further information : Kay (+62) 8988023344   

 


Share on Facebook
Bookmark and Share
Page copy protected against web site content infringement by Copyscape