Sore itu aku menjumpai seorang sahabat lama ... Mardi ...aku telah mengenalnya, cukup lama dari semasa kecil hingga dewasa dan kini ia telah hidup berkeluarga, hari itu dia terlihat diam, lebih diam dari biasanya, tak seperti biasanya, sahabatku satu ini sangat suka bercanda, dan cukup ramah meskipun sedikit terkesan angkuh bila pertama kali mengenalnya, aku menjadi saksi akan masa masa mudanya, si kecil bertubuh atletis berjiwa keras, walaupun tubuhnya relatif kecil dia adalah sang juara diantara kami dalam urusan atletik, atau bahkan saat aktif dalam olahraga beladiri, mulai dari wushu sampai pencak silat, akupun pernah menyaksikan bagaimana ia seorang diri dengan tubuh kecil itu mampu membuat 3 orang lawan babak belur dalam perkelahian jalanan, saat kami dipalak dalam perjalanan pulang dari sekolah, dan kami pun terpana menikmati tontonan pertarungan itu.
Mardi ... kenakalannya bertambah hebat seusai SMA, namun tetap rajin bekerja untuk membayar kuliah ... hmm terkesan konyol ... tapi inilah yang ia jalani, ia pun mengenyam rasayanya berjalan dalam kerasnya dunia hitam, hingga suatu ketika kata kata ibundanya mengembalikannya dalam kesadaran akan arti hidup yang sebenarnya, Ayah dan Ibu Mardi berasal dari keluarga yang cukup dikenal oleh masyarakat sebagai keluarga terhormat dan disiplin dalam mengajarkan ilmu agama, mungkin hal ini yang membuat Mardi kembali ke jalan yang lurus, bekal ilmu agama yang ditanamkan sejak dini oleh keluarga pada akhirnya dapat menjadi pengingat bagi seseorang agar ia dapat meluruskan langkah kembali ke jalan NYA, meskipun telah jauh tersesat dalam gelapnya belantara nafsu yang hina.
Tak kusangka saat itu ... Mardi menyodorkan padaku sehelai kertas, aku tersenyum dan mulai membaca bait demi bait ungkapan kata hatinya, sambil sedikit bercanda aku lontarkan sindiran ... "preman kok nulis puisi ... he he he", isinya cukup untuk menggugah hatiku ;
Untuk anakku ...
Nak bila nanti engkau dewasa
Aku tak inginkan engkau menjadi seperti seseorang,
Aku inginkan engkau menjadi seorang hamba yang Rabb mu inginkan,
Aku tak inginkan engkau menjadi sekaya seseorang,
Aku inginkan engkau menjadi seorang hamba yang pemurah,
Aku tak inginkan engkau menjadi sekuat seseorang,
Aku inginkan engkau mampu menundukkan hawa nafsumu,
Aku tak inginkan engkau berkuasa seperti seseorang,
Aku inginkan engkau istiqomah dan ikhlas dalam ibadahmu,
Setiap detik waktu berlalu, pasti dan tak kembali,
Aku inginkan engkau tak seperti aku,
Aku inginkan engkau tak seperti ibu mu,
Aku inginkan engkau lebih baik dari kami,
Dalam kehidupan ini dan dalam kecintaanmu pada NYA,
Aku ingin engkau lebih dekat dengan Rabb mu sang pencipta semesta,
Nak ...
Bila kelak engkau rindu padaku,
Bacalah 'Ar-Rahman', sesungguhnya rahman dan rahim Rabb mu jauh lebih besar padamu,
Jaga Ibu mu, bahagiakanlah hatinya,
Karena doa-doanya jauh lebih berkilau dari permata dunia,
Anakku, Maafkan ayah ...
Yang mengganggu waktu tidur lelapmu untuk sholat subuh,
Yang mematikan TV, ketika tiba waktu mu untuk belajar,
Yang memukul tanganmu ketika mengambil buah mangga tetangga sebelah tanpa izin,
Yang menunda waktu makan malam mu ketika engkau menghafalkan juz amma,
Yang memaksamu berpuasa ramadhan dan senin-kamis,
Yang menghukummu lari keliling lapang, ketika engkau berkelahi dengan teman,
Yang kurang sering mengantarmu berangkat sekolah,
Yang sering tak dapat hadir untuk mengambil rapor mu,
Yang jarang mengatakan 'aku menyayangimu',
Bila kelak seseorang bercerita,
Tentang hitamnya langkah Ayahmu ini,
Semoga engkau dapat belajar pada kehidupan,
Dan aku berdoa sepenuh hati dan air mata ku,
Semoga Rabbmu menjauhkanmu dari menapaki salah langkah ku,
Maafkan ayahmu ...
Tak terasa mata ku berkaca kaca menahan tangis, sambil alih alih meregangkan badan aku bertanya alasan Mardi menulis itu semua, dengan ringan ia menjawab ... "karena aku mencintai anak anakku, dan mereka adalah amanah Allah untukku". Seraya bercanda aku berkata "yaa ... yaa, bilang aja kamu takut anak-anak mu jadi senakal kamu dulu", Mardi menjawab "itu bagian kecil dari tugasku mengemban amanah ini", "duh Mardi .. Mardi engkau sungguh jauh berbeda dari Mardi yang aku kenal dulu, nih puisinya, aku sudah baca ... bagus bagus bro ... ngga nyangka aku, kalau kamu ternyata puitis juga" timpalku sambil menyodorkan selembar kertas yang berisi puisi Mardi tadi, setelah bertanya tanya tentang beberapa urusan kerja aku pun segera pulang meninggalkan Mardi, kata-kata yang diucapkannya tentang "Amanah berupa anak-anak" masih terngiang-ngiang ditelingaku, sungguh Maha Besar dan Suci Allah yang menurunkan hidayah pada siapa siapa yang dikehendaki NYA.
Seminggu semenjak pertemuan itu tepatnya hari kamis subuh, handphone ku berdering, kusangka sekedar alarm biasa saja, ternyata nomor handphone Mardi tertera sebagai panggilan masuk, aku segera menghentikan dzikir seusai sholat subuh untuk menjawab panggilan, "Hallo assalamualaikum bro, tumben pagi pagi nelpon nih" kataku, aku menjadi salah tingkah ketika suara yang kudengar adalah suara istri Mardi, dan yang lebih menggetarkan hatiku adalah berita yang diucapkan istri Mardi, "Assalamualaikum Mas ... maaf mengganggu saya hanya mau menyampaikan berita , Mas Mardi suami saya meninggal dunia seusai sholat subuh tadi".
Aku dengan segera bergegas pergi melayat kerumah Mardi, setibanya di rumah Mardi, jenazah mardi diletakkan di ruang tengah, anak pertamanya duduk di samping jenazah sambil memeluk ibunya, lirih terdengar suaranya berkata pada sang ibu "Ibu ... aku sayang Ayah dan sayang Ibu juga".
Ketika kami sedang bersama Rasulullah SAW di kediaman seorang sahabat Anshar, tiba - tiba terdengar panggilan seseorang dari luar rumah: "Wahai penghuni rumah, bolehkah aku masuk..? Sebab kalian akan membutuhkanku. "
Rasulullah bersabda:"Tahukah kalian siapa yang memanggil?"
Kami menjawab: "Allah dan rasulNya yang lebih tahu."
Beliau melanjutkan, "Itu Iblis, laknat Allah bersamanya."
Umar bin Khattab berkata: "izinkan aku membunuhnya wahai Rasulullah"
Nabi menahannya: "Sabar wahai Umar, bukankah kamu tahu bahwa Allah memberinya kesempatan hingga hari kiamat? Lebih baik bukakan pintu untuknya, sebab dia telah diperintahkan oleh Allah untuk ini, pahamilah apa yang hendak ia katakan dan dengarkan dengan baik."
Ibnu Abbas RA berkata: pintu lalu dibuka, ternyata dia seperti seorang kakek yang cacat satu matanya. di janggutnya terdapat 7 helai rambut seperti rambut kuda, taringnya terlihat seperti taring babi, bibirnya seperti bibir sapi.
Iblis berkata: "Salam untukmu Muhammad,... . salam untukmu para hadirin..."
Rasulullah SAW lalu menjawab: Salam hanya milik Allah SWT, sebagai mahluk terlaknat, apa keperluanmu?"
Iblis menjawab: "Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas kemauanku, namun karena terpaksa."
" Siapa yang memaksamu?"
Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata:
"Allah SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin."
oleh karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. jika aku berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh."
Orang Yang Dibenci Iblis
Rasulullah SAW lalu bertanya kepada Iblis: "Kalau kau benar jujur, siapakah manusia yang paling kau benci?"
Iblis segera menjawab: "Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk Allah yang paling aku benci."
"Siapa selanjutnya?"
"Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi kepada Allah SWT."
"lalu siapa lagi?"
"Orang Aliim dan wara' (Loyal)"
"Lalu siapa lagi?"
"Orang yang selalu bersuci."
"Siapa lagi?"
"Seorang fakir yang sabar dan tak pernah mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain."
"Apa tanda kesabarannya?"
"Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya kepada orang lain selama 3 hari, Allah akan memberi pahala orang -orang yang sabar."
" Selanjutnya apa?"
"Orang kaya yang bersyukur.."
"Apa tanda kesyukurannya?"
"Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan mengeluarkannya juga dari tempatnya."
"Orang seperti apa Abu Bakar menurutmu?"
"Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam Islam."
"Umar bin Khattab?"
"Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur."
"Usman bin Affan?"
"Aku malu kepada orang yang malaikat pun malu kepadanya."
"Ali bin Abi Thalib?"
"Aku berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu. " (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)
Amalan Yang Dapat Menyakiti Iblis
"Apa yang kau rasakan jika melihat seseorang dari umatku yang hendak shalat?"
"aku merasa panas dingin dan gemetar."
"Kenapa?"
"Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat."
"Jika seorang umatku berpuasa?"
"Tubuhku terasa terikat hingga ia berbuka.."
"Jika ia berhaji?"
"Aku seperti orang gila."
"Jika ia membaca al-Quran?"
"Aku merasa meleleh laksana timah diatas api."
"Jika ia bersedekah?"
"Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku dengan gergaji."
"Mengapa bisa begitu?"
"Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya. yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam musibah akan terhalau dari dirinya."
"Apa yang dapat mematahkan pinggangmu?"
"Suara kuda perang di jalan Allah."
"Apa yang dapat melelehkan tubuhmu?"
"Taubat orang yang bertaubat."
"Apa yang dapat membakar hatimu?"
"Istighfar di waktu siang dan malam."
"Apa yang dapat mencoreng wajahmu?"
"Sedekah yang diam - diam."
"Apa yang dapat menusuk matamu?"
"Shalat fajar."
"Apa yang dapat memukul kepalamu?"
"Shalat berjamaah."
"Apa yang paling mengganggumu?"
"Majelis para ulama."
"Bagaimana cara makanmu?"
"Dengan tangan kiri dan jariku."
"Dimanakah kau menaungi anak - anakmu di musim panas?"
"Di bawah kuku manusia."
Manusia Yang Menjadi Teman Iblis
Nabi lalu bertanya : "Siapa temanmu wahai Iblis?"
"Pemakan riba."
"Siapa sahabatmu?"
"Pezina.."
"Siapa teman tidurmu?"
"Pemabuk."
"Siapa tamumu?"
"Pencuri."
"Siapa utusanmu?"
"Tukang sihir."
"Apa yang membuatmu gembira?"
"Bersumpah dengan cerai."
"Siapa kekasihmu?"
"Orang yang meninggalkan shalat jumaat"
"Siapa manusia yang paling membahagiakanmu?"
"Orang yang meninggalkan shalatnya dengan sengaja."
Iblis Tidak Berdaya Di hadapan Orang Yang Ikhlas
Rasulullah SAW lalu bersabda : "Segala puji bagi Allah yang telah membahagiakan umatku dan menyengsarakanmu."
Iblis segera menimpali:
"Tidak,tidak... tak akan ada kebahagiaan selama aku hidup hingga hari akhir.
Bagaimana kau bisa berbahagia dengan umatmu, sementara aku bisa masuk ke dalam aliran darah mereka dan mereka tak bisa melihatku. Demi yang menciptakan diriku dan memberikan ku kesempatan hingga hari akhir, aku akan menyesatkan mereka semua. Baik yang bodoh, atau yang pintar, yang bisa membaca dan tidak bisa membaca, yang durjana dan yang shaleh, kecuali hamba Allah yang ikhlas."
"Siapa orang yang ikhlas menurutmu ?"
"Tidakkah kau tahu wahai Muhammad, bahwa barang siapa yang menyukai emas dan perak, ia bukan orang yang ikhlas. Jika kau lihat seseorang yang tidak menyukai dinar dan dirham, tidak suka pujian dan sanjunang, aku bisa pastikan bahwa ia orang yang ikhlas, maka aku meninggalkannya. Selama seorang hamba masih menyukai harta dan sanjungan dan hatinya selalu terikat dengan kesenangan dunia, ia sangat patuh padaku."
Iblis Dibantu oleh 70.000 anak - anaknya
Tahukah kamu Muhammad, bahwa aku mempunyai 70.000 anak. Dan setiap anak memiliki 70.000 syaithan.
Sebagian ada yang aku tugaskan untuk mengganggu ulama. Sebagian untuk menggangu anak - anak muda, sebagian untuk menganggu orang -orang tua, sebagian untuk menggangu wanta - wanita tua, sebagian anak -anakku juga aku tugaskan kepada para Zahid.
Aku punya anak ynag suka mengencingi telinga manusia sehingga ia tidur pada shalat berjamaah. tanpanya, manusia tidak akan mengantuk pada waktu shalat berjamaah.
aku punya anak yang suka menaburkan sesuatu di mata orang yang sedang mendengarkan ceramah ulama hingga mereka tertidur dan pahalanya terhapus.
Aku punya anak yang senang berada di lidah manusia, jika seseorang melakukan kebajikan lalu ia beberkan kepada manusia, maka 99% pahalanya akan terhapus.
Pada setiap seorang wanita yang berjalan, anakku dan syaithan duduk di pinggul dan pahanya, lalu menghiasinya agar setiap orang memandanginya.
Syaithan juga berkata,"keluarkan tanganmu", lalu ia mengeluarkan tangannya lalu syaithan pun menghiasi kukunya.
mereka, anak - anakku selalu meyusup dan berubah dari satu kondisi ke kondisi lainnya, dari satu pintu ke pintu yang lainnya untuk menggoda manusia hingga mereka terhempas dari keikhlasan mereka.
Akhirnya mereka menyembah Allah tanpa ikhlas, namun mereka tidak merasa.
Tahukah kamu, Muhammad? bahwa ada rahib yang telah beribadat kepada Allah selama 70 tahun. Setiap orang sakit yang didoakan olehnya, sembuh seketika. Aku terus menggodanya hingga ia berzina, membunuh dan kufur.
Cara Iblis Menggoda
Tahukah kau Muhammad, dusta berasal dari diriku?
Akulah mahluk pertama yang berdusta.
Pendusta adalah sahabatku. barangsiapa bersumpah dengan berdusta, ia kekasihku.
Tahukah kau Muhammad?
Aku bersumpah kepada Adam dan Hawa dengan nama Allah bahwa aku benar - benar menasihatinya.
Sumpah dusta adalah kegemaranku.
Ghibah (gossip) dan Namimah (Adu domba) kesenanganku.
Kesaksian palsu kegembiraanku.
Orang yang bersumpah untuk menceraikan istrinya ia berada di pinggir dosa walau hanya sekali dan walaupun ia benar. Sebab barang siapa membiasakan dengan kata - kata cerai, isterinya menjadi haram baginya. Kemudian ia akan beranak cucu hingga hari kiamat. jadi semua anak - anak zina dan ia masuk neraka hanya karena satu kalimat, CERAI.
Wahai Muhammad, umatmu ada yang suka mengulur ulur shalat. Setiap ia hendak berdiri untuk shalat, aku bisikan padanya waktu masih lama, kamu masih sibuk, lalu ia manundanya hingga ia melaksanakan shalat di luar waktu, maka shalat itu dipukulkannya kemukanya.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku biarkan ia shalat. Namun aku bisikkan ke telinganya 'lihat kiri dan kananmu', iapun menoleh. pada saat iatu aku usap dengan tanganku dan kucium keningnya serta aku katakan 'shalatmu tidak sah'
Bukankah kamu tahu Muhammad, orang yang banyak menoleh dalam shalatnya akan dipukul.
Jika ia shalat sendirian, aku suruh dia untuk bergegas. ia pun shalat seperti ayam yang mematuk beras.
jika ia berhasil mengalahkanku dan ia shalat berjamaah, aku ikat lehernya dengan tali, hingga ia mengangkat kepalanya sebelum imam, atau meletakkannya sebelum imam.
Kamu tahu bahwa melakukan itu batal shalatnya dan wajahnya akan dirubah menjadi wajah keledai.
Jika ia berhasil mengalahkanku, aku tiup hidungnya hingga ia menguap dalam shalat. Jika ia tidak menutup mulutnya ketika mnguap, syaithan akan masuk ke dalam dirinya, dan membuatnya menjadi bertambah serakah dan gila dunia.
Dan iapun semakin taat padaku.
Kebahagiaan apa untukmu, sedang aku memerintahkan orang miskin agar meninggalkan shalat. aku katakan padaknya, 'kamu tidak wajib shalat, shalat hanya wajib untuk orang yang berkecukupan dan sehat. orang sakit dan miskin tidak, jika kehidupanmu telah berubah baru kau shalat.'
Ia pun mati dalam kekafiran. Jika ia mati sambil meninggalkan shalat maka Allah akan menemuinya dalam
kemurkaan.
Wahai Muhammad, jika aku berdusta Allah akan menjadikanku debu.
Wahai Muhammad, apakah kau akan bergembira dengan umatmu padahal aku mengeluarkan seperenam mereka dari islam?"
10 Hal Permintaan Iblis kepada Allah SWT
"Berapa hal yang kau pinta dari Tuhanmu?"
"10 macam"
"apa saja?"
"Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. Allah berfirman,
"berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak.. dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan." (QS Al-Isra :64)
Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.
Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung dengan Allah, maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaithan.
Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal..
Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.
Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.
Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Quranku.
Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.
Aku minta agar Allah memberikanku saudara , maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.
Allah berfirman, "Orang -orang boros adalah saudara - saudara syaithan. " (QS Al-Isra : 27).
Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku.
Dan aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia.
Allah menjawab, "silahkan", dan aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat.
Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.
Iblis berkata : "wahai muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda."
jika aku bisa menyesatkan, tak akan tersisa seorangpun…!!!
Sebagaimana dirimu, kamu tidak bisa memberi hidayah sedikitpun, engkau hanya rasul yang menyampaikan amanah.
Jika kau bisa memberi hidayah, tak akan ada seorang kafir pun di muka bumi ini.
Kau hanya bisa menjadi penyebab untuk orang yang telah ditentukan sengsara.
Orang yang bahagia adalah orang yang telah ditulis bahagia sejak di perut ibunya.. Dan orang yang sengsara adalah orang yang telah ditulis sengsara semenjak dalam kandungan ibunya.
Rasulullah SAW lalu membaca ayat :
"Mereka akan terus berselisih kecuali orang yang dirahmati oleh Allah SWT" (QS Hud :118 - 119) juga membaca,
"Sesungguhnya ketentuan Allah pasti berlaku" (QS Al-Ahzab : 38)
Iblis lalu berkata:
"Wahai Muhammad Rasulullah, takdir telah ditentukan dan pena takdir telah kering. Maha Suci Allah yang menjadikanmu pemimpin para nabi dan rasul, pemimpin penduduk surga, dan yang telah menjadikan aku pemimpin mahluk mahluk celaka dan pemimpin penduduk neraka. aku si celaka yang terusir, ini akhir yang ingin aku sampaikan kepadamu. dan aku tak berbohong."
Di suatu pagi yang cerah, Yahoo! Messenger saya tiba tiba di 'buzz' oleh seorang teman, kemudian dia mengajukan pertanyaan berikut ;
Friend : kang, kantor saya pakai pc router linux os nya fedora 9, koneksi internet pakai ISP XXXXX via wireless, nah ... problemnya nih
, saya mau block akses ke www.facebook.com dari user internal, jadi biar mereka ngga bisa fb-an di jam kerja, kalau di luar jam kerja sih biarin aja
.
Friend : saya pengennya kalau mereka browsing ke fb di arahkan ke www.okezone.com misalnya, nah rule itu diterapkan dari jam 8 pagi sampai jam 4 sore aja, gitu kang, bisa ngga ?
Me : client internal di NAT ngga boss ?
Me : client internal pakai proxy ngga buat browsing ke internet ?
Friend : yoi ... di nat di router, disini ngga pakai proxy abis nambah delay trus ngga safe juga, takut jadi open proxy, soalnya aku males juga setting proxynya
.
Me : hmmm ... ok, soalnya kalau pakai proxy bisa juga filtering access-list berdasarkan keyword di SQUID nya.
Friend : ...oh gitu ya, jadi musti setting proxy yaaa ?
Me : ngga juga sih, bisa dengan cara lain
Me : bisa coba pakai iptables kok, tambahin script dikit buat timernya 
Friend : gimana dong kang ...
Me : kalau buat blocking via iptablesnya, bisa coba pakai ini
iptables -I PREROUTING -t nat -m comment --comment "REDIRECT-FB1-SP8" -p tcp --dport 80 -d 66.220.144.0/20 -j DNAT --to 202.147.200.160
iptables -I PREROUTING -t nat -m comment --comment "REDIRECT-FB2-SP8" -p tcp --dport 80 -d 69.63.176.0/20 -j DNAT --to 202.147.200.160
66.220.144.0/20 dan 69.63.176.0/20 range ip facebook.com yang didapat dari check alokasi ip facebook, paling gampang check dari 'nslookup www.facebook.com' trus tambahin range network nya.
202.147.200.160 ip www.okezone.com
*** penerapan di linux :
[rizky@localhost ~]# iptables -I PREROUTING -t nat -m comment --comment "REDIRECT-FB1-SP8" -p tcp --dport 80 -d 66.220.144.0/20 -j DNAT --to 202.147.200.160
[rizky@localhost ~]# iptables -I PREROUTING -t nat -m comment --comment "REDIRECT-FB2-SP8" -p tcp --dport 80 -d 69.63.176.0/20 -j DNAT --to 202.147.200.160
check counter di filternya, dengan command : iptables -vnL PREROUTING -t nat
*** penerapan di linux :
[rizky@localhost ~]# iptables -vnL PREROUTING -t nat
Chain PREROUTING (policy ACCEPT 759K packets, 67M bytes)
pkts bytes target prot opt in out source destination
62 3224 DNAT tcp -- * * 0.0.0.0/0 69.63.176.0/20 /* REDIRECT-FB2-SP8 */ tcp dpt:80 to:202.147.200.160
0 0 DNAT tcp -- * * 0.0.0.0/0 66.220.144.0/20 /* REDIRECT-FB1-SP8 */ tcp dpt:80 to:202.147.200.160
perhatikan counter pkts (packets) & bytes yang terus bertambah bila ada user yang mencoba akses ke www.facebook.com
nah untuk timer nya, tinggal bikin script aja yang dijalankan oleh crontab, gampang kan
.
Friend : ooh ok ok, thanks kang di coba dulu implementasi nya.
Friend : ... kang ... sekaliang dong script untuk timer di crontabnya
.
Me : ... 
Bikin file script : vi /usr/local/sbin/tblock.sh
*** isi file dengan scriptnya dibawah ini :
#!/bin/sh
#
#
# Waktu awal blocking :
TBLOCK_START=11
# Waktu akhir blocking :
TBLOCK_END=16
# IP destinasi yang di block
DST="66.220.144.0/20 69.63.176.0/20";
# IP pengalihan block
RDST="202.147.200.160";
#
#
set $(date +%H)
#
#
echo "Blocking time start at : $TBLOCK_START, Blocking time stop at : $TBLOCK_END"
#
if [ "$1" -ge "$TBLOCK_START" -a "$1" -lt "$TBLOCK_END" ]
then
for r in $DST ;
do
echo "Blocking $r"
iptables -D PREROUTING -t nat -m comment --comment "REDIRECT-FB-SP8" -p tcp --dport 80 -d $r -j DNAT --to $RDST 2>/dev/null
iptables -I PREROUTING -t nat -m comment --comment "REDIRECT-FB-SP8" -p tcp --dport 80 -d $r -j DNAT --to $RDST 2>/dev/null
done
exit
fi
if [ "$1" -ge "$TBLOCK_END" -o "$1" -lt "$TBLOCK_START" ]
then
for r in $DST ;
do
echo "Unblocking $r"
iptables -D PREROUTING -t nat -m comment --comment "REDIRECT-FB-SP8" -p tcp --dport 80 -d $r -j DNAT --to $RDST 2>/dev/null
done
exit
fi
#
# simple script by spikecursed
#
trus : chmod 755 /usr/local/sbin/tblock.sh
trus masukin di crontab : crontab -e
pastekan line berikut pada crontab :
* 0-23/1 * * * /usr/local/sbin/tblock.sh
Trus jangan lupa atur parameter pada scriptnya yaa.
Udah deh ... kan bilangnya cuma simple script
yang lain tergantung kreativitas masing masing deh.
ربنا لا تزغ قلوبنا بعد إذ هديتنا وهب لنا من لدنك رحمة إنك أنت الوهاب
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)."
[QS 3:8]
Doa doa, insyaAllah bermanfaat : http://www.ziddu.com/download/6795735/doa.jpg.html
Dimulai hari dari bangun tidurnya di waktu subuh,
Dalam doa pada sang Pencipta dipanjatkan harap untuk namamu,
Matahari gantikan rembulan dipagi hari,
Walau masih letih raganya, ceplok telor tersedia untuk sarapanmu,
Cukup baginya seporsi nasi dan kecap tanpa lauk,
Semua ini hanya potongan sajak sajak cintanya,
Dimulai dari 9 bulan penuh kasih sayang dalam rahimnya,
Waktupun terus berjalan tak terasa dan tak terkejar,
Rambutnya mulai memutih, dan raganya tak lagi sekuat dulu,
Namun hari hari tetap dijalani dengan ikhlas,
Si buah hati pun kini telah beranjak dewasa,
Tak ada lagi si kecil yang ikut kemanapun bunda pergi,
Kau lebih suka berbincang dengan teman,
Daripada menemaninya, walaupun sekedar memijat kakinya,
Kau dengar jelas, keluhan sakit di tubuhnya,
Namun kau hanya berlalu, penat di rumah katamu ...
Dulu ... kesekolah harus bunda yang temani,
sekarang ... bunda pulang saja dulu, aku malu katamu,
Engkaupun kini dibangku kuliah,
Tak lagi kau pakai seragam putih abuabu,
Menjadi sarjana tidaklah mudah katamu,
Butuh keuletan, kecerdasan dan juga selangit biaya,
Tahukah engkau,akan susahnya bunda mengais rizki dari Sang Pencipta ?
Setiap tetes peluhnya adalah tangga untuk gelar insinyurmu,
Tahukah engkau, setiap kebahagiaanmu adalah buah doa doanya ?
Setiap tetes airmata yang tersembunyi adalah cahaya hatinya,
Tahukah engkau, bantahanmu menyakiti hati lembutnya ?
Setiap kata .. ah ibu ini .. dilupakan dan ikhlas maafnya,
Tahukah engkau, dihati kecilnya merindu dan kehilangan ?
Buah hati kecilnya yang kini semakin jauh dari nya,
Harusnya kau sadari, belum sempurna bahagiamu ...
Tanpa doa dan munajatnya pada sang Pencipta semesta,
Saat ini pun, dia masih ada di sisimu ... walau jauh,
Masih ada waktu membahagiakannya ... walau tak sempurna,
Materi tak banyak arti untuknya, bukan itu yang disimpan dihatinya,
Namun kasih sayang, akhlak dan lembut tutur katamulah pelipur laranya,
Tahukah engkau berapa banyak sisa waktunya ???
Sebelum Sang Pencipta memanggilnya pulang ???
Sebelum waktu memisahkan dirimu dari kasih sayangnya ???
Bila engkau tahu, puaskan hatimu tak hiraukannya ...
Bila tidak, berikan yang terbaik untuknya ...
Hingga sisa waktu ...
Hingga ikhlasnya muliakan hidupmu ...
Ridhonya adalah ridho Rabb pencipta semesta.
[by : r.m.d]


Jakarta Time


































